Kuliah Umum dan Penandatanganan MoU / Kerjasama Pemerintah Daerah dengan Politeknik Purbaya

Rabu (24/02/2021), Politeknik Purbaya bersama Pemerintah Kabupaten Tegal dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menandatangani nota kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerjasama dalam bentuk pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi
Penandatanganan MoU langsung dilakukan oleh Direktur Politeknik Purbaya Supangat, S.Sos, M.Si sedang dari pihak Pemerintah Kabupaten Tegal langsung datang Bupati Tegal Hj. Umi Azizah. Selain itu penandatangan Perjanjian kerjasama dilakukan oleh ketua LPPM Politeknik Purbaya Darmanto, M.Si dan dari pihak Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilakukan oleh Kepala Dinas masing-masing OPD yaitu dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja.

MoU/Kerjasama dilakukan di Kampus Politeknik Purbaya Jl. Pancakarya No.1, Kajen, Kec. Talang, Tegal, Jawa Tengah, disaksikan oleh Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dr. Abdul Fikri Faqih, Pembina Yayasan Pertiwi di Tegal Ir. Suharmanto, ketua Yayasan Pertiwi di Tegal Pimpin Surono Hadiyanto, M,Si, bersama jajaran direksi dari kedua instansi.

Setelah dilakukan Penandatangan Mou/Kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Tegal dilanjutkan dengan Kuliah Umum yang disampaikan oleh Bupati Tegal Hj. Umi Azizah dan Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dr. Abdul Fikri Faqih.

Di hadapan peserta stadium general, Fikri menyampaikan, di era internet of things saat ini gagasan adalah yang paling utama. “Ide is your only currency,” katanya. Fikri menambahkan, sebagai kampus vokasi, Politeknik Purbaya tidak boleh berhenti untuk terus melakukan terobosan-terobosan untuk berinovasi.

“Kampus harus bisa menghasilkan sumber daya manusia yang kompeten, yang certified, yang siap menghadapi dunia usaha dan industri, dengan memanfaatkan kemajuan teknologi,” katanya. Di era ketidakpastian ini, lanjut Fikri, rumus sukses itu tetap sama, yakni gabungan antara kapasitas dan integritas. “Dalam bahasa yang lebih relijius, integritas bisa kita maknai takwa,” katanya.

Bupati Tegal Umi Azizah mengapresiasi langkah Politeknik Purbaya yang turut membantu pemerintah dengan melakukan pendampingan desa untuk digali potensi terbaiknya dan mengenalkan produk unggulannya dengan memanfaatkan IT. “Gagasan besar biasanya lahir dari hal-hal kecil,” katanya. Bupati Tegal juga memotivasi agar terus melakukan inovasi agar produk lokal bisa bersaing di tingkat global. “Salah satu perilaku positif yang perlu dibangun kita menghargai produk lokal dan memikirkan caranya agar bisa bersaing di kancah global,” katanya.

Sementara itu Direktur Politeknik Purbaya Supangat S.Sos, M. Si menyampaikan saat ini pihaknya sedang melakukan pendampingan 16 desa di Kabupaten Tegal untuk menggali potensi agar desa tersebut memiliki produk unggulan. “Kami berharap langkah ini bisa menjadi solusi atas persoalan pembangunan di Kabupaten Tegal serta implementasi dari gagasan yang bertumpu pada tiga pilar (triple helix), yaitu pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat.

#Politeknikteknopreneur
#siapkerjasiapwirausaha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *